ATAU
DO’A
SEBELUM MEMBACA KARTU
Dalam melakukan prediksi sesuatu atau seseorang diwajibkan kepada para
pembaca kartu agar melantunkan do’a kepada Alloh untuk memohon ketepatan
prediksi. Bagi para muslimin tentunya tidak berat untuk melantunkan do’a
seperti dibawah ini sebanyak tiga kali sebelum melakukan pembacaan kartu.
Dan untuk mengasah ke tingkat yang lebih ahli maka anda bisa
melanjutkan dengan ritual mempertajam do’a dengan disertai puasa minimal tiga
hari atau maksimal tujuh hari (dengan berbuka jam enam sore seperti halnya
puasa sunah). Selama berpuasa melakukan sholat Hajat 2 Rokaat untuk meminta
“karomah kalimat Hizbusysyams” kepada Alloh, diawali dengan Istigfar dan
Sholawat sebanyak seratus kali kemudian dilanjutkan untuk membaca “kalimat
Hadhorohan” yaitu memberikan Fatihah kepada Nabi, Shohabat Nabi dan para Auliya
Alloh kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do’a inti yaitu “Hizbusysyam (part
I)” sebanyak seratus satu kali. Kemudian setelah itu mohonlah kepada Alloh
untuk memberikan karomah kalimat doa ini kepada anda dengan kalimah sebagai
berikut “Ya Alloh berikanlah karomah, maunah dari kalimat-kalimat ini,
terapkan dan fungsikanlah kedalam diriku, sempurnakanlah ilmu dan pengetahuanku
untuk mengungkap rahasia-rahasia yang tersembunyi dalam alam makna, dalam alam
jasad dan dalam alam roh serta berikanlah kami khusnul khotimah”.
Sedangkan selama berpuasa do’a Hizbusysyam (part I) dibaca sebanyak sebelas
kali sehabis sholat fardhu, selanjutnya dibaca sebanyak tiga kali setelah
sholat fardhu ketika selesai melakukan puasa. Dan setiap tahun harus berpuasa
sebanyak minimal 3 hari dan maksimal tujuh hari untuk mempertajam
kalimat-kalimat Hizbusysyam tersebut.
Doa ini sangat
bermanfaat khususnya bagi para pembaca kartu, selain itu juga sangat banyak
manfaat yang didapat seperti: insya Alloh diberikan keselamatan dunia akhirat,
diberikan safaat oleh Nabi Muhammad di dunia dan akhirat, mendapatkan ilmu
laduni untuk mengungkap rahasia-rahasia alam semesta beserta makhluk yang
termasuk didalamnya, memudahkan dalam menghafal dan memahami kajian kitab
apaun, diberikan beberapa derajat kepangkatan di sisi Alloh di dunia dan
akhirat, disenangi dan berwibawa di masyarakat, dikagumi dan disegani kawan
maupun lawan.
Inilah mantera tersebut:
Keterangan:
Untuk
mengetahui lebih dalam tentang mantera ini, mari kita klik link dibawah ini:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar