ICHING COINS METHODE
Dengan cara melempar coin sebanyak 5 kali yang membentuk lima baris
kanan dan lima baris kiri, kemudian pada baris yang ke 6 (tidak melempar koin/ treading line) untuk
membentuk satu baris di sisi sebelah kiri dan kanan harus memperhatikan pada
garis yang ke 5 dengan ketentuan Hukum alur baris ke
6 Iching coins. Hukum-hukum yang menjelaskan masalah ini dapat
dilihat dengan jelas sebagai berikut:
A. HUKUM ALUR BARIS KE
1 SAMPAI KE 5 ICHING COINS
a) Ketika dua buah kepala bertemu dengan ekor maka membentuk sebuah garis patah (yin)
b) Ketika dua buah ekor bertemu dengan kepala maka membentuk sebuah garis lurus (yang)
c) Ketika tiga buah kepala bertemu,
maka disebelah kiri
penulis yaitu garis yin
d) Ketika tiga buah ekor bertemu,
maka disebelah kanan
penulis yaitu garis yang
B. HUKUM ALUR BARIS KE
6 ICHING COINS (treading line)
Ketika pada baris ke 5:
a) kepala-buntut-kepala, maka baris ke6 itu :
di sebelah kiri = kepala = yin
di sebelah kanan = kepala = yin
b) buntut-kepala-buntut, maka baris ke6 itu :
di sebelah kiri = buntut = yang
di sebelah kanan = buntut = yang
c) kepala-kepala-buntut, maka baris ke6 itu :
di sebelah kiri = kepala = yin
di sebelah kanan = buntut = yang
d) buntut-buntut-kepala, maka baris ke6 itu :
di sebelah kiri = buntut = yang
di sebelah kanan = kepala = yin
e) buntut-kepala-kepala, maka baris ke6 itu:
di sebelah kiri = buntut = yang
di sebelah kanan = kepala = yin
f) kepala-buntut-buntut, maka baris ke6 itu :
di sebelah kiri = kepala = yin
di sebelah kanan = buntut =yang
g) kepala-kepala-kepala, maka baris ke6 itu (pengecualian) :
di sebelah kiri = kepala = yin
di sebelah kanan = kepala = yin
g) buntut-buntut-buntut, maka baris ke6 itu (pengecualian) :
di sebelah kiri = buntut = yang
di sebelah kanan = buntut = yang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar